Keyword CV yang Dicari Perusahaan, Cara Menemukan dan Memakainya
· 2 menit baca · Tim LamarPintar
Tidak ada daftar keyword CV yang berlaku untuk semua perusahaan. Kata kunci yang dicari berbeda di tiap lowongan, dan sumber terbaiknya ada di depan mata kamu: teks lowongan itu sendiri. Perusahaan menulis apa yang mereka butuhkan di sana, dan sistem ATS biasanya mencocokkan CV dengan kata-kata itu.
Berikut cara menemukannya dan menaruhnya di CV.
Langkah 1: Ambil kata kunci dari lowongan
1. Salin teks lowongan ke dokumen kosong. 2. Baca dua sampai tiga kali. Tandai kata atau frasa yang diulang. 3. Catat nama alat atau skill, misalnya "Excel", "Salesforce", atau "SEO". 4. Catat kata kerja utama, misalnya "menganalisis", "mengelola", "memimpin". 5. Catat syarat, misalnya jenjang pendidikan atau lama pengalaman.
Langkah 2: Kelompokkan
- Skill teknis: bahasa pemrograman, software, framework.
- Skill lunak: komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim.
- Pengalaman: industri, level jabatan, lama kerja.
- Kualifikasi: gelar, sertifikasi, lisensi.
Dari semua yang terkumpul, yang paling penting adalah yang muncul berulang dan yang disebut sebagai syarat wajib.
Langkah 3: Cocokkan dengan pengalaman kamu
Untuk tiap kata kunci, tanya satu hal: pernah kamu kerjakan atau belum? Yang pernah, tulis. Yang belum, jangan ditambahkan. CV yang memuat skill yang tidak kamu kuasai akan ketahuan saat wawancara, dan itu merugikan kamu sendiri.
Langkah 4: Taruh di tempat yang wajar
Pakai kata kunci di:
- Judul jabatan, kalau memang sesuai.
- Poin pengalaman, dalam kalimat utuh.
- Bagian skill.
- Bagian sertifikasi.
Contoh. Lowongan: "Dicari Python developer dengan pengalaman AWS."
- Poin pengalaman: "Membangun aplikasi serverless dengan Python di AWS Lambda."
- Bagian skill: "Python, AWS, Git."
Kesalahan yang sering terjadi
- Menyalin seluruh teks lowongan ke CV.
- Menaruh daftar kata kunci tak berkonteks di akhir halaman.
- Memakai singkatan yang tidak umum, padahal lowongan memakai istilah lengkap. Tulis keduanya kalau perlu, misalnya "Search Engine Optimization (SEO)".
Kalau ada kata kunci yang belum kamu punya
Catat sebagai celah. Kalau skill itu bisa dipelajari, jadikan target belajar. Kalau lowongan menuntutnya sebagai syarat wajib, pertimbangkan apakah lowongan itu memang cocok untuk kamu sekarang.
Tanya jawab singkat
Berapa banyak kata kunci yang perlu ada di CV? Tidak ada jumlah pasti. Cukup pastikan kata kunci utama dari lowongan, yaitu skill dan alat yang diminta, muncul secara wajar di bagian pengalaman dan skill.
Bolehkah menulis skill yang belum benar-benar saya kuasai? Jangan. Wawancara akan membongkarnya. Tulis yang memang kamu kuasai, dan catat sisanya sebagai target belajar.
Cek skor CV kamu gratis, tanpa daftar akun, di lamarpintar.online. Mau CV dan surat lamaran yang disesuaikan per lowongan? CV AI Toolkit Rp79.000 sekali beli di lamarpintar.online/cv-ai-toolkit.
Mau tahu posisi CV kamu sekarang?
Unggah CV, dapat skor dan alasan nilainya turun dalam beberapa detik. Gratis, tanpa daftar akun.
Cek CV gratis